1th toothless aniversary :)
Bismillahirrahmaanirrahiim,
Tanggal 9 Juli kemarin saya pulang ke kampung halaman dengan maksud meperpanjang stnk si “toothless” sepeda kesayangan ku, karena sudah genap 1 tahun menemaniku mengarungi kehidupan di dunia ini
. Jauh sebelum tanggal 9 kira2 2 mingguan sebelum itu saya mengira tanggal 9 juli adalah hari selasa, maka saya pun meminta izin kepada koordinator MIS pa dedi uche di bandung dan manager IT pa fany untuk absen tidak masuk kerja pada hari itu, namun setelah mengetahui tanggal 9 itu hari sabtu dan hari selasanya tidak masuk kerja sedangkan weekend tidak boleh absen maka terkejutlah diriku (#dramatis), tapi apa mau dikata saya harus memenuhinya. Maka pada hari jum’at malam itu sekitar jam 2 malam saya melangkah dengan pasti setelah sebelumnya menunaikan dulu sholat yang fardu demi ketenangan hati yang didamba meskipun tidak membawa oleh2 untuk ibu dan adik tercinta. berangkat dari kosan jalan karet tengsin lewat jalan kh mas mansyur terus lewat arah cassablanca terus lewat pancoran terus lewat keramat jatidi keramat jati sudah banyak yang beraktifitas dengan kegiatan pasarnya hmm sungguh indah sekali, terus lewat arah cibinong jalan disini sudah mulai gelap, di jalan ini waktu terasa begitu lama, melewati perbatasan anatara jakarta dan bogor, selanjutnya saya keluar di pertigaan yang mengarah ke parung dan bogor kota, saya melaju namun sebelumnya isi bensin dahulu, saya terus melaju melewati rumah nenek di perumnas bantar jati bogor, baranangsiang, tajur, puncak, cipanas cianjur, cianjur, ke arah bandung, lewat citatah, rajamandala, padalarang, cimahi, dicimahi terjadi tepatnya di fly over ke arah soekarno hatta seorang bapak yang mengendari sepeda honda beatnya tampak mengebut dan susul menyusul dengan si toothless klimaksnya si bapak itu meludahi yang saya rasa tidak sengaja mengenaiku saya memakluminya. melewati jalan soekarno hatta, saya pun bermaksud singgah dulu di masjid dekat kosan saya dahulu untuk melaksanakan solat subuh, subhanallah nikmatnyaa jika kewajiban kita sudah dilaksanakan, setelah solat saya melaju ke lagi melewati kosan, tempat kerja dulu di MTC, dan setelah sampai di cileunyi saya berhenti dulu untuk sarapan bubur, subhanallah sungguh sangat nikmat sekali ya Allah perjalanan ini, saya merasa menjadi orang yang merdeka dan gagah, buburnya sungguh murah harganya 4000 padahal banyak sekali, saya minum suplemen setelahnya sebelum berangkat lagi. Cileunyi terus ke rancaekek beuh macetnyaa, tapi bahagia sekali melihat aktifitas karyawan tekstil yang begitu bersemangat untuk bekerja sepagi itu, karimnyaa hmm:), lewat rancaekek lanjut ke arah nagreg, limbangan, malangbong, gentong, rajapolah. Disini, tepatnya di bawah terowongan fly over yang mengarah ke ciamis si toothles tergelincir akibat licin dan jeleknya jalanan seperti yang tak terurus, alhamdulillah toohtless run still good
, okeyy perjalanan yang sangat karim dilanjutkan nyampe di jati nanya dimana samsat dan lanjut lagi ke arah dimana dulu saya mengambil plat:), hmm ternyata setelah sampai disana masih ada juga kekurangannya yaitu surat masih nge-lease:), hmm, okeyy saya fotocopy ktp dan stnk saya lanjut ke dalam samsat tapi sebelumnya dihadang calo, saya ga mau berurusan sama beliau, dan sampai didalam saya harus bayar ekstra karena ga bawa surat keterangan masih nge lease, hhmm mudah2an dianggap sebagai ganti denda bukan yang lainnya, oke saya lanjut pulang dulu saja karena jam 11 siang selesainya, hmm istilahnya wararaas sungguh saya melewati jalan di kota kelahiran ini, astagfirullah saya melewati rumah sahabat dekat perempuanku maafkan segala kesalahanku kawan, akhirnya sampai juga rumah yang tampak sangat sangat sederhana sekali di rawat dengan alakadarnya tapi dengan penuh kecintaan dari sang pemiliknya saya yakin sekali, dan ibuku tercinta melihatku dan memanggilku “eh aa..” saya membalasnya dengan senyuman, kuddekati dan kucium tangannya yang mulia dan mulai tampak kerutannya itu, Ya Allah Ya sungguh besar anugerah yang Engkau berikan kepada hambamu yang hina ini, bisa bertemu kembali dengan ibunda dan adik tercinta ini meskipun dengan lingkungan alakadarnya pula hamba beryukur dan terima kasih atas segala pemberianmu Ya Allah,